Kepsek SMP Negeri 1 Manado Klarifikasi Isu Perjalanan Dinas ke Singapura, Tegaskan Hanya Transit Menuju Medan

Politik 29 Jun 2026 12:18 3 min read 31 views By Editor Delis

Share berita ini

Kepsek SMP Negeri 1 Manado Klarifikasi Isu Perjalanan Dinas ke Singapura, Tegaskan Hanya Transit Menuju Medan
Manado, sumbanews.site,  Kepala SMP Negeri 1 Manado, Rahmat Manggopa, M.Pd., memberikan klarifikasi terkait beredarnya informasi yang menyebut di...

Manado, sumbanews.site,  Kepala SMP Negeri 1 Manado, Rahmat Manggopa, M.Pd., memberikan klarifikasi terkait beredarnya informasi yang menyebut dirinya bersama sejumlah kepala sekolah di Kota Manado melakukan perjalanan dinas ke Singapura di tengah pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

 

 

Rahmat menjelaskan, dirinya bersama sejumlah kepala sekolah mendapat surat tugas dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado untuk mengikuti rangkaian kegiatan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang berlangsung di Kota Medan.

 

 

Menurut Rahmat, foto yang beredar di media sosial maupun sejumlah pemberitaan diambil saat rombongan berada di Bandara Singapura sebagai lokasi transit penerbangan menuju Medan, bukan sebagai tujuan perjalanan dinas.

 

 

"Sebelumnya beredar foto kami di Bandara Singapura sehingga muncul anggapan bahwa kami melakukan perjalanan ke luar negeri saat proses SPMB berlangsung. Perlu kami jelaskan bahwa keberadaan kami di Bandara Singapura hanya untuk transit menuju Kota Medan sesuai penugasan," ujar Rahmat, Sabtu (28/6/2026).

 

 

Ia mengatakan, rute penerbangan tersebut dipilih dengan mempertimbangkan efisiensi anggaran serta jadwal penerbangan agar rombongan dapat tiba tepat waktu di lokasi kegiatan.

 

 

Rahmat mengakui dokumentasi yang beredar dapat menimbulkan persepsi berbeda di tengah masyarakat. Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf apabila terjadi kesalahpahaman, namun menegaskan bahwa tujuan perjalanan tetap sesuai surat tugas, yakni menghadiri kegiatan APEKSI di Medan.

 

 

Terkait pelaksanaan SPMB, Rahmat memastikan kegiatan di sekolah tetap berjalan karena kewenangan kepala sekolah telah didelegasikan kepada pejabat yang ditunjuk sesuai ketentuan. Sementara itu, proses penerimaan murid baru tetap dilaksanakan oleh panitia sekolah, operator, verifikator, dan tim yang telah dibentuk.

 

 

Menanggapi anggapan bahwa perjalanan dinas tersebut menyebabkan pelaksanaan SPMB di Kota Manado menjadi kacau, Rahmat menyatakan hal itu tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi di lapangan.

 

 

Menurutnya, SPMB tahun ini menggunakan aplikasi baru yang dirancang untuk meningkatkan objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam proses penerimaan peserta didik.

 

 

Ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala teknis pada tahap awal penerapan sistem baru. Namun, kata dia, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado bersama tim pengembang terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan. Seluruh sekolah juga membuka layanan help desk untuk membantu masyarakat selama proses pendaftaran.

 

 

Mewakili para kepala sekolah yang mengikuti penugasan tersebut, Rahmat berharap masyarakat dapat menilai pelaksanaan SPMB berdasarkan fakta di lapangan.

 

 

Ia juga menyatakan bahwa kritik dan masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di Kota Manado.

 

 

Catatan Redaksi: Berita ini memuat penjelasan dan klarifikasi dari pihak yang disebut dalam pemberitaan sebelumnya. Apabila terdapat keterangan atau tanggapan dari pihak lain yang berkaitan dengan isu tersebut, redaksi akan memuatnya sesuai prinsip keberimbangan. 

 

Redaksi

Sumba News

Recent Articles

Popular Articles