Dugaan Penggunaan Dokumen Tidak Sesuai Warnai SPMB SMA Negeri 1 Manado, LP2KP Minta Verifikasi Menyeluruh
Manado, sumbanews.site, Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMA Negeri 1 Manado menjadi sorotan setelah muncul dugaan penggunaan dokumen yang tidak sesuai pada jalur prestasi. 28 Juni 2026
Dugaan tersebut disampaikan oleh Lembaga Pemantau dan Kinerja Pemerintahan (LP2KP) melalui Michael Mantiri. Berdasarkan informasi yang diterima lembaganya serta hasil investigasi dan laporan masyarakat, seorang lulusan SMP Negeri 7 Manado Tahun Ajaran 2025/2026 diduga mencantumkan sertifikat sebagai Ketua OSIS saat mendaftar melalui jalur prestasi.
Menurut Michael Mantiri, berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan, Ketua OSIS SMP Negeri 7 Manado yang sah pada periode tersebut merupakan siswa lain yang juga merupakan lulusan Tahun Ajaran 2025/2026 dan turut mengikuti SPMB di SMA Negeri 1 Manado.
Ia juga menyebutkan bahwa nama siswa yang diduga menggunakan dokumen tersebut sebelumnya berada di peringkat 201, kemudian naik ke peringkat 38 pada jalur prestasi setelah dokumen itu digunakan dalam proses pendaftaran.
Kasus ini, kata Michael, telah menjadi perbincangan di tengah masyarakat dan berbagai platform media sosial. Sejumlah warganet meminta panitia SPMB SMA Negeri 1 Manado bersama Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara melakukan verifikasi menyeluruh terhadap seluruh dokumen persyaratan pada jalur prestasi.
LP2KP berharap apabila dalam proses verifikasi ditemukan adanya ketidaksesuaian atau dugaan pemalsuan dokumen, maka penanganannya dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku guna menjaga prinsip keadilan, transparansi, dan integritas dalam pelaksanaan SPMB.
Hingga berita ini diturunkan, panitia SPMB SMA Negeri 1 Manado maupun Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.
Pewarta: Michael
Related Articles