Perbaikan Tambal Sulam Ruas Jalan Nasional Manado–Tomohon Rampung, BPJN Sulut Minta Maaf atas Keterlambatan
Manado, sumbanews.site, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 dan Satuan Kerja Wilayah I telah menyelesaikan pekerjaan preservasi berupa tambal sulam pada sejumlah titik jalan berlubang di ruas Jalan Nasional Manado–Tomohon. Pekerjaan yang dimulai pada Senin tersebut rampung pada Selasa, 30 Juni 2026.
Perbaikan dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran arus lalu lintas bagi masyarakat yang melintasi jalur nasional tersebut.
Kepala BPJN Sulawesi Utara melalui PPK 1.1, Sam Yudah Haerani, mengatakan seluruh pekerjaan penutupan lubang telah diselesaikan sesuai target yang ditetapkan.
"Perbaikan atau tambal sulam pada ruas Jalan Nasional Manado–Tomohon telah kami selesaikan sebelum Selasa, 30 Juni 2026," ujar Sam saat diwawancarai awak media Sumbanews.site di ruang kerjanya.
Menurut Sam, keterlambatan pelaksanaan pekerjaan disebabkan oleh kendala dalam proses pengadaan serta ketersediaan material aspal dari pihak penyedia. Kondisi tersebut mengakibatkan pekerjaan preservasi tidak dapat dilakukan lebih awal.
Atas keterlambatan tersebut, BPJN Sulawesi Utara menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.
"Kami memohon maaf kepada masyarakat Sulawesi Utara atas ketidaknyamanan yang terjadi, termasuk kemacetan selama proses pekerjaan penutupan jalan berlubang berlangsung," katanya.
Sam juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan apabila masih ditemukan jalan berlubang pada ruas Jalan Nasional yang menjadi wilayah kerja PPK 1.1. Laporan tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan sehingga kerusakan jalan tidak semakin parah dan tetap terjaga dalam kondisi laik dilalui.
Dengan rampungnya pekerjaan preservasi ini, BPJN Sulawesi Utara berharap kondisi ruas Jalan Nasional Manado–Tomohon semakin baik sehingga dapat mendukung keselamatan pengguna jalan, meningkatkan kenyamanan berkendara, serta memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang di wilayah Sulawesi Utara.
Redaksi
Related Articles