14 Tahun Jalan Desa Palangsari Tak Tersentuh Pembangunan, Warga Tulaksono Pertanyakan Prioritas Pemerintah Desa
Pasuruan, sumbanews.site, Warga Kampung Tulaksono, Dusun Ngawas, Desa Palangsari, Kabupaten Pasuruan, mempertanyakan prioritas pembangunan Pemerintah Desa Palangsari setelah akses jalan utama menuju permukiman mereka tidak kunjung diperbaiki selama sekitar 14 tahun.
Keluhan tersebut kembali mencuat pada Minggu (19/7/2026) saat Tim Sumbanews.site meninjau langsung kondisi jalan yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat. Jalan tersebut setiap hari digunakan warga untuk beraktivitas, termasuk anak-anak yang menuju sekolah dasar.
Berdasarkan keterangan warga, jalan tersebut terakhir kali mendapatkan penanganan pada tahun 2012 melalui Program PPM berupa pengerasan makadam. Sejak saat itu, belum pernah ada peningkatan menjadi jalan yang lebih layak.
Saat musim hujan, jalan berubah licin dan berlumpur sehingga membahayakan pengguna. Sebaliknya, pada musim kemarau, jalan dipenuhi debu dan batu yang mengganggu kenyamanan serta keselamatan warga.
Warga juga menyoroti adanya pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) yang menurut mereka mengarah ke lahan milik kepala desa. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai skala prioritas pembangunan desa, sementara akses utama menuju permukiman sekitar 25 kepala keluarga masih belum mendapat perhatian.
"Jalan ini merupakan akses utama bagi sekitar 25 kepala keluarga di Kampung Tulaksono. Sudah belasan tahun kami menunggu perhatian pemerintah, tetapi hingga sekarang belum ada realisasi pembangunan," ungkap salah seorang warga.
Warga berharap Pemerintah Desa Palangsari, Pemerintah Kecamatan, hingga Pemerintah Kabupaten Pasuruan segera mengambil langkah nyata dengan memprioritaskan pembangunan jalan tersebut.
Menurut mereka, akses yang layak sangat dibutuhkan untuk menunjang mobilitas masyarakat, akses pendidikan anak-anak, serta aktivitas ekonomi warga.
Selain itu, masyarakat juga meminta instansi terkait melakukan evaluasi terhadap skala prioritas penggunaan anggaran desa agar pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat luas dan memberikan manfaat bagi kepentingan umum.
Pewarta: Nur Hasan
Related Articles