Lestarikan Tradisi Leluhur dan Kelestarian Alam, Komunitas Gesang Kasunyatan Gelar Selamatan Sendang Dewi Kunti di Lereng Arjuno

Terkini 23 Jun 2026 20:04 3 min read 47 views By Editor delis

Share berita ini

Lestarikan Tradisi Leluhur dan Kelestarian Alam, Komunitas Gesang Kasunyatan Gelar Selamatan Sendang Dewi Kunti di Lereng Arjuno
Pasuruan, sumbanews.site – Komunitas Gesang Kasunyatan menggelar selamatan sumber mata air Sendang Dewi Kunti di Dusun Tambak Watu, Desa Ta...

Pasuruan, sumbanews.site – Komunitas Gesang Kasunyatan menggelar selamatan sumber mata air Sendang Dewi Kunti di Dusun Tambak Watu, Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Selasa (23/6/2026).

 

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya melestarikan tradisi budaya leluhur sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian sumber daya alam, khususnya sumber mata air yang menjadi kebutuhan utama warga.

 

 

Acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan dengan diikuti anggota Komunitas Gesang Kasunyatan serta warga sekitar. Kegiatan diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas keberadaan Sendang Dewi Kunti yang selama ini memberikan manfaat bagi masyarakat di kawasan lereng Gunung Arjuno.

 

 

Pimpinan Komunitas Gesang Kasunyatan, Bopo Makrus, mengatakan bahwa tradisi selamatan sumber mata air merupakan warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur dan perlu terus dijaga keberlangsungannya.

 

 

“Selamatan sumber mata air ini merupakan bentuk pelestarian budaya nenek moyang yang telah diwariskan secara turun-temurun. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas karunia air yang terus mengalir dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bopo Makrus.

 

 

Menurutnya, sumber mata air tidak hanya memiliki fungsi ekologis sebagai penopang kehidupan, tetapi juga mengandung nilai budaya dan spiritual yang menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat setempat. Karena itu, menjaga kelestarian sumber mata air harus dilakukan secara bersama-sama.

 

 

Ia menambahkan bahwa perkembangan zaman tidak boleh menjadi alasan untuk meninggalkan tradisi yang mengandung nilai-nilai luhur. Justru melalui kegiatan semacam ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga keseimbangan hubungan antara manusia dan alam.

 

 

Selain doa bersama, peserta kegiatan juga melakukan refleksi dan diskusi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta melestarikan kawasan sekitar sumber mata air agar tetap terjaga bagi generasi mendatang.

 

 

Salah seorang warga yang mengikuti kegiatan mengaku tradisi selamatan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan keberadaan sumber mata air yang selama ini dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari.

 

 

“Kegiatan seperti ini bukan hanya menjaga tradisi, tetapi juga mengingatkan kami untuk bersama-sama merawat alam dan sumber air yang menjadi kebutuhan hidup masyarakat,” ungkapnya.

 

 

Melalui kegiatan tersebut, Komunitas Gesang Kasunyatan berharap tradisi leluhur tetap lestari di tengah perkembangan zaman. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat nilai gotong royong, kebersamaan, serta menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian lingkungan di kawasan lereng Gunung Arjuno.

 

 

Dengan menjaga tradisi dan merawat alam secara berkelanjutan, warisan budaya leluhur dan keberadaan sumber daya alam yang menjadi penopang kehidupan masyarakat diharapkan dapat terus terpelihara dan diwariskan kepada generasi mendatang.

 

Pewarta: Nur Hasan

Sumba News

Recent Articles

Popular Articles