Kuasa Hukum Desak Polres Tulungagung Usut Tuntas Kasus Dugaan Penganiayaan Jurnalis
Tulungagung, sumbanews.site, Kasus dugaan pengeroyokan yang menimpa seorang jurnalis bernama Adi Bakhtiar di Tulungagung kini memasuki tahap penyelidikan lebih lanjut.
Pihak kuasa hukum korban mendesak jajaran Polres Tulungagung untuk segera mempercepat proses penanganan perkara agar pihak-pihak yang bertanggung jawab segera teridentifikasi.
Kronologi Kejadian
Peristiwa yang dilaporkan terjadi pada Kamis, 18 Juni 2026, bermula di kawasan SPBU Bago, Tulungagung. Berdasarkan keterangan korban, kejadian dipicu oleh kegiatan peliputan terkait dugaan ketidaksesuaian prosedur dalam pengisian bahan bakar minyak jenis solar bersubsidi pada sebuah kendaraan boks.
Beberapa saat setelah perekaman tersebut, korban mengaku dipanggil ke Cafe Maxy, Tulungagung. Di lokasi tersebut, korban diduga mengalami tindak kekerasan oleh sekelompok orang yang berjumlah sekitar delapan orang. Selain tindakan fisik, korban juga mengaku menerima ancaman agar tidak memublikasikan hasil liputannya.
Harapan Penegakan Hukum yang Objektif
Kuasa hukum korban, Tribisono, S.H., M.H., menyatakan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan di kepolisian. Namun, pihaknya berharap kepolisian dapat bertindak cepat dan transparan dalam mengungkap perkara ini.
"Kami mendorong Kapolres Tulungagung untuk bekerja secara profesional dan objektif. Kami berharap siapa pun yang terbukti melanggar hukum dalam insiden ini dapat diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Tribisono, Minggu (28/6/2026).
Pihak kuasa hukum juga menyoroti adanya dugaan keterlibatan oknum tertentu di lokasi kejadian. Terkait hal tersebut, mereka menyatakan siap berkoordinasi dengan pihak berwenang guna memastikan kebenaran informasi dan integritas penanganan perkara.
Langkah Penyelidikan
Untuk membantu proses pembuktian, pihak korban telah meminta kepolisian melakukan beberapa tindakan, di antaranya:
Penyitaan terhadap kendaraan yang diduga terkait dengan aktivitas pengisian bahan bakar ilegal.
Pemeriksaan rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi SPBU untuk memperjelas alur kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian diharapkan dapat segera memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan hasil penyelidikan.
Catatan Redaksi:
Berita ini disusun dengan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Semua pihak yang terkait dalam peristiwa ini memiliki hak untuk memberikan klarifikasi atau sanggahan resmi kepada pihak berwajib maupun media sebagai bentuk keseimbangan informasi bagi publik.
Pewarta: Nur Hasan
Related Articles