Gempa M5,0 Guncang Sumba Barat, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Terkini 17 Jun 2026 11:58 2 min read 158 views By Tim Redaksi

Share berita ini

Gempa M5,0 Guncang Sumba Barat, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
SUMBA BARAT – Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Loli, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu, 17 Juni 2026, pukul 10....

SUMBA BARAT – Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Loli, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu, 17 Juni 2026, pukul 10.44.16 WIB atau 11.44.16 WITA.

 

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi tersebut memiliki magnitudo 4,8 dengan episenter berada pada koordinat 9,68° Lintang Selatan dan 119,45° Bujur Timur. Pusat gempa terletak di darat sekitar 7 kilometer tenggara Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, pada kedalaman 40 kilometer.

 

 

BMKG menjelaskan bahwa gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut. Berdasarkan hasil analisis mekanisme sumber, gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

 

 

Dari hasil pemetaan tingkat guncangan atau shakemap, gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah. Intensitas guncangan mencapai skala V–VI MMI di Loli, Kabupaten Sumba Barat. Pada skala tersebut, getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk dan dapat menyebabkan beberapa benda terjatuh.

 

 

Sementara itu, guncangan dengan intensitas V MMI dirasakan di Kota Waikabubak dan Tana Righu. Intensitas IV MMI tercatat di Waikabubak dan Waibakul, sedangkan wilayah Tambolaka merasakan guncangan pada skala III–IV MMI. Adapun di Kota Waingapu, getaran dirasakan pada skala II–III MMI.

 

 

Hingga laporan ini disampaikan, belum terdapat laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa bumi tersebut. BMKG juga memastikan bahwa hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

 

 

Selain itu, hingga pukul 11.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

 

 

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diharapkan selalu mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan BMKG dan instansi terkait.***

Sumba News

Recent Articles

Popular Articles